MUDIK GRATIS TAHUN 2015

PEMBERITAHUAN MUDIK GRATIS TAHUN 2015

Tujuan dan Pemberangkatan Bus Mudik Gratis Tahun 2015 bersama Dinas Perhubungan Kota Malang

1. MALANG-SUMENEP
Rute: Malang-Bangkalan-Tanah Merah-Blega-Sampang-Pamekasan-Lalang-Sumenep

2. MALANG-BOJONEGORO
Rute: Malang-Pandaan-Gresik-Lamongan-Babat-Bojonegoro

3. MALANG-TRENGGALEK
Rute: Malang-Blitar-Ngunut-Tulungagung-Trenggalek

4. MALANG-BANYUWANGI
Rute: Malang-Probolinggo-Wonorejo-Tanggul-Jember-Mrawan-Genteng-Banyuwangi

5. MALANG-PONOROGO-PACITAN
Rute: Malang-Batu-Pare-Kertosono-Nganjuk-Madiun-Ponorogo-Pacitan

6. MALANG-NGAWI
Rute: Malang-Batu-Jombang-Nganjuk-Caruban-Ngawi

7. MALANG-TUBAN
Malang-Batu-Jombang-Tuban

8. MALANG-MAGETAN
Rute: Malang-Nganjuk-Caruban-Madiun-Magetan

 

Keterangan:

  • Tempat Pendaftaran di Dinas Perhubungan Kota Malang, Jl. Raden Intan No. 1 Malang
  • Pendaftaran mulai tanggal 3 Juni 2015, Waktu: hari dan jam kerja (Pukul 08.00 WIB s.d 14.00 WIB)
  • Pendaftaran ditutup sampai tempat duduk bus penuh
  • Persyaratan:
    1. Fotokopi Kartu Keluarga (KK) 1 (satu) lembar bagi yg berangkat satu keluarga
    2. Fotokopi KTP bagi perorangan
  • Berangkat hari RABU tanggal 15 Juli 2015 pukul 07.00 WIB
  • Tempat Pemberangkatan: Depan Balai Kota, Jl. Tugu No. 1 Malang

Sukun Jadi Gudang Industri Rumahan

otonomi-award-sukunSUKUN – Kecamatan Sukun mempunyai keunggulan unik jika dibandingkan empat kecamatan lain di Kota Malang. Meski wilayahnya tidak di jantung pusat kota, tapi kecamatan yang berbatasan dengan Kecamatan Wagir dan Pakisaji (Kabupaten Malang) itu menjadi gudang home industry (industri rumahan).

Beberapa home industry tersebut dipaparkan masing-masing elemen masyarakat di hadapan tim penilai Otonomi Award Lurah-Camat 2015 di kantor Kecamatan Sukun pada Selasa (17/3) kemarin. Di antaranya, budi daya cacing yang sudah diekspor hingga mancanegara, produksi jaket kulit, raket, dan saniter dari bebatuan.

Sekretaris Camat (Sekcam) Sukun Bambang Eddy Irawan memaparkan, home industry menyebar di beberapa kelurahan. Produksi shuttlecock dan raket misalnya, berada di Kelurahan Bandungrejosari. Produksi ini sudah turun-temurun selama puluhan tahun. Sedangkan budi daya cacing ada di Kelurahan Sukun. ”Di Kelurahan Gadang juga ada keripik buah,” kata Eddy.

Maraknya home industry dipicu kreativitas masyarakat. Di tengah banyaknya pengangguran dan dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) kesulitan membuka lapangan kerja, masyarakat Sukun mampu menghidupi dirinya sendiri. Bahkan, membuka lapangan kerja dan menyerap pengangguran.

Sumber : http://radarmalang.co.id/sukun-jadi-gudang-industri-rumahan-12603.htm

PENINGKATAN DATA MONOGRAFI MELALUI UPDATING DATA

Rabu, 13 Mei 2015

Sukun – Monografi merupakan  rincian data dan statistik pemerintahan, sumber daya alam, sumber daya manusia, ekonomi, pendidikan, dan kondisi geografis dari suatu wilayah dengan melihat data monografi, maka dapat melihat gambaran dari situasi dan kondisi wilayah tertentu.  Untuk itu data monografi harusnya akurat danDSCN6892 terperbarui sejalan dengan perubahan kondisi suatu wilayah. Mengingat pentingnya monografi maka Sie Pemerintahan Kecamatan Sukun mengadakan Pembinaan Pengolahan dan Updating Data Base Monografi Kecamatan dan Kelurahan Tahun 2015.

Kegiatan yang digelar Rabu,13 Mei 2015 diikuti sekitar 40 peserta yang terdiri dari Kasie Pelayanan Umum dan Pemerintahan Kelurahan serta Kasi – Kasi Se-Kecamatan Sukun. Melalui pembinaan ini diharapkan data monografi kedepan dapat lebih akurat dan terpecaya.

KIM BIJAK dan (FK Metra Bagra) Sanggar Sardulo Djojo Mewakili Kota Malang Dalam Pekan KIM VIII Tahun 2015

Nganjuk – DSCN6726Kecamatan Sukun kembali menunjukan prestasinya, kali ini giliran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Bijak dan (FK Metra Bagra) Sanggar Sardulo Djojo yang berhasil mewakili Kota Malang dalam PEKAN KIM VIII Jawa Timur  Tahun 2015.

Kegiatan yang bertepatan dengan HUT-nya yang ke-1078 diselenggarakan di GOR Bung Karno Kabupaten Nganjuk diikuti peserta yang berasal dari seluruh Jawa Timur menampilkan berbagai produk-produk Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) unggulannya.

KIM Bijak masuk dalam nominasi setelah melalui proses seleksi panjang. Sedangkan Forum Komunikasi Media Tradisional Bawera Grahawarta (FK Metra Bagra) Sanggar Sardulo Djojo mewakili Kota Malang dalam Festival Media Pertunjukan Rakyat DSCN6732(Pertura) mempersembahkan sebuah karya  berjudul ‘Klilip Kanjuruhan’ yang diangkat dari cerita pada masa kejayaan Kerajaan Kanjuruhan berhasil meraih Juara ke 4.